Pantun
Pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang sangat populer dalam sastra Indonesia. Pantun terdiri dari empat baris dengan pola sajak a-b-a-b. Dua baris pertama disebut sampiran, yang berfungsi sebagai pengantar atau hiasan, sedangkan dua baris terakhir disebut isi, yang mengandung pesan, nasihat, atau makna utama dari pantun tersebut.
Ciri-ciri pantun adalah:
- Setiap bait terdiri atas empat baris.
- Jumlah suku kata dalam satu baris ada delapan sampai dua belas.
- Baris pertama dan kedua disebut sampiran.
- Baris ketiga dan keempat disebut isi.
- Memiliki rima.
Jenis-jenis pantun:
-Pantun teka-teki adalah pantun yang berisi pertanyaan di akhir baitnya. Pantun ini biasanya digunakan untuk hiburan dan mengajak pembaca atau pendengar menebak jawabannya.
- Contoh: Peliharaanku sangat ribut dan gaduh, peliharaan yang tenang dan tertib yangku ingin. Planet mana yang sangat jauh, namun tetap bukan planet terdingin? (Neptunus)
- Contoh: Saat lebaran beli baju, Idul fitri waktu untuk saling sayang. Ku berusaha untuk melupakanmu, tapi wajahmu selalu terbayang.
- Contoh: Roket NASA segera melesat, roket tersebut menuju antarikasa. Jika sedang merasa tersesat, berdoalah kepada Yang Maha Kuasa.
- Contoh: Jalan-jalan dengan mobil Prius, lalu berhenti untuk memukul gong. Jadi orang jangan terlalu serius, sekali-kali bercanda dikit dong.
- Contoh: Jalan-jalan ke luar angkasa, planet Venus terlihat indah di mata. Jika belajar dengan rajin pasti bisa, mencapai keinginan dan cita-cita.
Comments
Post a Comment